Sistem pembayaran jalan toll
Sistem pembayaran jalan toll

Sistem pembayaran jalan toll, sudah tau belum?

Klai ini kami akan sedikit mengulas sebuah sistem pembayaran yang berhubungan dengan kegiatans ehari hjari kita yaitu Sistem pembayaran jalan toll. Tau gak sih di indonesia diterapkan dua jenis atau metode pembayaran yang biasa di lakukan saat memasuki are jalan toll ( Tax on road).

Jalan tol di inidonesia sendiri merupakan jalan yang sering disebut dengan jalan bebas hambatan karena tidak adanya lampu lalu lintas atau di kenal sebagai lampu merah yang sering kali membuat banyak kendaraan menumpuk karena sistemnya yang di gunakan bergantian bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat.

apa yang sering terjadi bagi pengendara pemula adalah tidak mengetahui jenis sistem pembayaran jalan toll, untuk itu untuk menambah pengetahuan mengenai tax on road kita akan bahas di artikel kali ini. pembayaran toll awalnya masih menggunaan metode money cash untuk pembayaranya namun seiring berkembangnya jaman kita di wajibkan untuk membeli e money untuk transaksi di toll.

Transaksi e toll dengan e money

sistem pembayaran jalan toll

Sistem pembayaran berubah dari cash ke emoney atau uang elektronik mulai di canangkan pada gerakan  Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang telah dicanangkan pada 14 Agustus 2014 lalu untuk membawa Indonesia menuju  era masyarakat tanpa uang atau Cashless Society.

Dengan adanya perubahan ini maka penggunaan gerbang toll akan sedikit lebih cepat daripada model metode manual cash. dengan mihgrasi cash menuju cashless ini selain menghemat biaya juga akan menghemat waktu dalam mengurai antrian dalam gerbang toll in maupun exit.

Pembayaran toll sistem terbuka

Sistem ini adalah sistem dimana pengendara melakukan pembayaran di saat masuk ke gerbang toll, jadi saat kita melakukan tap pada mesin atau palang pintu toll. otomatis saldo kita terpotong sesuai dengan biaya yang sudah ditetapkan menurut jarak tertentu.

saat akan keluar toll kita tidak perlu melakukan tap out maupun membayar lagi di gerbang toll akrena pembayaran sudah dilakukan pada saat pertama kali tap IN. Namun jika kita ingin melanjutkan ke jalan toll lain atau terusan maka akan ada lagi tap IN untuk melakukan pembayaran.


Metode ini umumnya digunakan untuk pelayanana toll jarak jauh, meskipun pada jarak dekat jjuga seringkali ada metode sistem terbuka di gunakan.

Sistem pembayaran toll tertutup

Berbeda dengan sistem terbuka, untuk sistem tertutup ini kita melakukan tap IN di gerbang toll masuk hanya di gunakan untuk membuka palang pintu dan kita tidak dilakukan pemotongan saldo emoney yang kita gunakan untuk tap. Lalu bagaimana sistem pemnbayarannya?

sistem kedua ini akan melalukan pemotongan biaya jalan toll saat kita tap out atau keluar gerbang toll, jadi penentuan tarif dilakukan di akhir terhitung dari tempat kita tap IN sampai TAP out pada pintu gerbang keluar toll. untuk sistem ini, jangan pernah meminjamkan kartu toll anda ke orang lain ya.

resiko meminjamkan kartu adalah, saat kita tap out maka kita dianggap melakukan tap in dua kali di gerbang yang sama dan secara sistem dianggap sudah tap IN serta Tap Out.

Baca juga artikel terkait :

  1. Persneling mobil netral sendiri, Penyebabnya apa?
  2. Resiko injak gas sampai RPM redline, mobil jebol
  3. Pilih bahan bakar buat mobil. Pertamax atau pertalite?

Akhir kata:

Semoga dengan mengetahui  dua sistem pembayaran toll ini kita akan lebih aware mengenai resiko apabila kita harus menggunakan jalan toll untuk sampai tujuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.